Tackle yang baik adalah yang sesuai dengan kondisi medan tempat kita memancing dan sesuai juga dengan target ikan yang akan kita pancing.
Tackle biasanya terdiri dari joran, reel/penggulung kenur, kenur/benang pancing, kail dan asesori lain seperti pelampung, kili-kili dan lain-lain. Namun untuk alat pancing tipe tegeg, tidak diperlukan reel. Untuk tipe Tegeg, akan kita bahas terpisah agar tidak membingungkan.
Joran (Rod)
Joran biasanya terbuat dari bahan dasar alam (biasanya bambu), Fiber, Graphite dan yang paling mutakhir, Carbon composite.
Dengan pertimbangan harga, maka joran dari alam alias bambu adalah pilihan paling ekonomis. Namun ada beberapa kelemahannya, yaitu tidak praktis karena terdiri dari 1 kesatuan utuh (1 section). Kelemahan lainnya adalah joran ini relatif tidak berumur panjang karena sebab alami, misalnya serutannya tidak sempurna dan menyebabkan cacat/titik lemah atau lengkungan tidak merata, sehingga relatif lebih mudah patah. Namun sensasi menggunakan joran bambu memang berbeda dengan joran modern buatan pabrik, sehingga joran ini masih tetap populer di daerah-daerah tertentu, misalnya di Jogyakarta. Hal lainnya, ada kepercayaan mistis tertentu di kalangan pemancing pengguna joran bambu, sehingga kadang ada satu joran yang dihargai sangat fantastis.
Untuk pertimbangan kekuatan dan harga yang murah, pilihan ada di joran berbahan fiber. Joran jenis ini sangat kuat, resiko patah sangat kecil, namun kelemahannya adalah joran ini sangat lentur, sehingga relatif lebih sulit mengendalikan arah perlawanan ikan, terutama ikan bertipe fighter. Kelemahan lainnya adalah beratnya yang wow… Anda tidak bisa berlama-lama memegang joran ini, atau resiko tangan anda menjadi gede sebelah hue hue hue….
Berikutnya adalah joran berbahan dasar graphite, yang jauh lebih ringan namun cukup kuat. Sensitivitas dari joran ini sangat baik, sehingga sentuhan halus ikan yang memakan umpan kita akan lebih mudah dirasakan, dibanding bila kita menggunakan joran fiber. Dari sisi harga, tentu saja joran ini harganya jauh di atas joran fiber karena lebih presisi (power lifting sesuai dengan ukuran yang tertera pada joran), baik setting fast tap, medium tap atau low tap, namun tentu saja kenikmatan sensasi tarikan ikan jauh lebih terasa di joran tipe ini.
Yang terakhir, yang paling mutakhir, adalah joran berbahan dasar carbon composite, harganya tentu relatif lebih lebih mahal dari graphite, namun kekuatannya di atas joran graphite. Bisa dikatakan, carbon composite adalah kombinasi kesempurnaan sensitivitas, dan sangat ringan seperti graphite, namun mempunyai kekuatan seperti joran fiber. Seperti halnya joran graphite, tingkat kelenturannya bisa dipilih, apakah fast tap (kaku, lengkungan di ujung joran), medium tap (lengkungan ada di section tengah) dan low tap (lengkungan di semua section).
Jika ditanya mana yang cocok untuk pemula, saya sarankan untuk menyesuaikan dengan gaya memancingnya, misalnya pemula adalah tipe kagetan, jangan beli fast tapper, karena resiko patah joran akan menjadi lebih besar.
Kerekan (Reel)
Kerekan terdiri dari 2 jenis, tradisional (dari bambu, kayu, plastik – sering disebut kelosan atau tungkul) dan reel modern.
Karena tipe tradisional jarang sekali dipakai hari-hari ini, saya akan membahas reel modern saja.